Jumat, 08 November 2013

My Beloved Daddy Eps. 1



Terdengar suara jam alarm yang mulai berteriak di telinga, saat itulah terlihat dari jendela mentari dengan sinarnya yang masih malu-malu mengintip dari ufuk timur,  ditemani gumpalan awan putih yang siap menemani matahari untuk memulai hari baru yang ceria. Hari itu hari penerimaan hasil pembelajaran selama semester  1 ini.
            Perkenalkan aku Aluna Stephanie Caroline. Biasanya dipanggil Olin. Sekarang aku duduk di kelas 6 SD, yang sudah mulai mempersiapkan mental dan mengulang pelajaran untuk bersiap bertarung dengan soal-soal UN.
            Entahlah apa yang terjadi, setelah aku bangun dan mulai mempersiapkan untuk berangkat ke sekolah. Hatiku mulai berdegup kencang memikirkan akankah aku mendapatkan hasil terbaik di pembelajaran selama semester 1 ini. Papa mulai memanggil aku untuk mempercepat langkah ku agar tidak telat sampai di sekolah. Dalam perjalanan, aku mulai gelisah, yang akan menemaniku mengambil rapor hari ini adalah papa.
            Sesampainya di sekolah, aku bertemu teman-temanku. Di sekolah kami dibagi dalam 2 kelas yaitu A dan B. Di kelas, aku sangat dekat dengan semua temanku, semuanya aku anggap sahabat. Waktu pengumuman hasil pun dimulai, para murid mulai berkumpul di aula. Pengumuman dimulai dari kelas yang paling dasar, kelas  1. Sampai akhirnya mulai diumumkan perolehan peringkat para siswa kelas 6. Dimulai dari kelas 6A, kelas yang kududuki saat ini. Pengumuman disampaikan hanya yang masuk di 10 besar. Pengumuman itu dimulai dari siswa yang memperoleh peringkat 10. Sampainya di pringkat 4, hatiku makin berdegup kencang, aku berbicara dalam hati, “akankah hasil tahun ini akan menurun?, apakah aku tidak akan masuk 10 besar?”. Pikiran-pikiran seperti itu mulai merasuki akalku, sampai aku tidak mendengarkan pengumuman itu karena fikiranku sedang campur aduk.
            Dan tiba-tiba terdengar suara riuh teman-temanku mengucapkan selamat. Aku terdiam sekaligus bingung, dan seketika aku bertanya, “Memangnya ada apa kalian menyelamatiku?”. Dan salah satu temanku menjawab, “Hey…. Kamu dapat juara 1 umum di sekolah..!!!, Selamat yah.. traktirannya dong…”. Aku pun kaget tak percaya, hasil jerih payahku untuk belajar selama ini tidak sia-sia…
            Ketika aku telah menerima rapor, aku pun bersiap untuk pulang. Papa mengatakan bahwa ia bangga kepadaku. Hal itu yang membuat aku senang. Setelah itu papa berjanji akan mentraktirku makan. Sebelum itu ia akan mengambil mobilnya dari tempat parkiran.

            Seketika terdengar suara… “Papa……!!!!!!!!!!!!!!!!!!”




Apa yang akan terjadi kemudian???

To Be Continued…



Tidak ada komentar:

Posting Komentar