Senin, 11 November 2013

My Beloved Daddy ep. 2


      Saat terdengar suara teriakan yang memanggil nama papa, aku seketika memalingkan wajahku kearah datangnya suara, terlihat papa pun begitu juga, ia memalingkan wajahnya untuk mendengar dari mana suara itu berasal.

      Ternyata suara itu adalah suara adikku, dia berlari sekuat tenaganya untuk menghampiri papa, sampainya ia di dekat papa, ia terengah-engah sehingga apa yang dibicarakannya tidak terdengar jelas. Papa pun menyuruhnya untuk menarik napas, agar ia dapat berbicara dengan benar.

      Setelah itu terlihatlah raut muka papa yang langsung berubah. Aku pun menghampiri papa di parkiran, aku bertanya kepada papa akan apa yang telah terjadi, “Pah, ada apa?”. Papa terlihat dengan ekspresi sedih sekaligus kaget juga terlihat tubuhnya mematung dan mulai matanya berkaca-kaca.

      Aku bertanya sekali lagi, “ Pah, ada apa??”, lalu adikku mulai menjelaskan jika mama terlihat pucat, setelah itu pingsan. Seketika aku pun terkejut sekaligus tak percaya. Setelah aku mencoba bangkit dari rasa terkejutku, aku menyarankan papa untuk pulang naik taxi saja, biarlah mobil ditinggal di parkiran. Aku juga telah menitipkan mobil itu di pos satpam yang ada di parkiran.

      Sesampainya di rumah aku terkejut dengan keadaan mama, setelah melihat mama, papa langsung memanggil taxi, lalu membawa mama ke rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit papa langsung menyuruh dokter untuk mengoperasi mama, lalu aku bertanya, “emangnya kenapa pa???? kenapa mama langsung harus di operasi??”. Papa tidak menjawab pertanyaanku, saat itulah aku merasa ada yang aneh dari sikap papa.

      Aku mulai tak mempercayainya, papa seperti menyembunyikan sesuatu. Aku yang sedang duduk di kursi tunggu di ruang ICU mendengak kalau papa sedang dipanggil dokter, aku mulai mengikuti papa dari belakang. Seketika aku mendengarkan pembicaraan itu,,,



Apa yang akan terjadi???

TO BE CONTINUED…..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar